The smart Trick of aig malaysia motor insurance That Nobody is Discussing



Numpang nanya pak Imam, apakah di Indonesia ada asuransi untuk pengirirman hewan ternak? Baik yang melalui darat maupun laut?

dan saya msh bingung mau tutup pakai asuransi jenis apa ? apakah saya harus menutupnya dengan asuransi marine cargo atau dengan Polis kendaraan dengan perhitungan premi prorata.? apa perbedaanya dalam hal resiko yg di go over ?

Pak Imam, mohon bantuannya mengenai penentuan freight phrase bila kita impor barang dari jepang Bill tertulis freight termnya adalah CNF Singapore karena barang kita transit dulu di singapore kemudian dipindah ke vessel yang lebih kecil agar dapat bongkar learn the facts here now di pelabuhan setempat.

kerugian whole for each koli, karena terlempar atau jatuh ke laut selama pemuatan atau pembongkaran barang ke atau dari kapal

?) jika benar thirty hari maka pencantuman STNC look at this website adalah sesuatu yang “Manipulatif” dan “Praktek yang tidak benar”. kalo ada STNC lalu apa gunanya ada kontrak MOP, dong (??!)

within the expiry of sixty times after completion of discharge overside of the goods hereby insured from your oversea vessel at the final port of discharge,

Ya bisa saja, itu namanya “added exclusions” berarti sedari awal Penanggung sudah menyatakan tidak menjamin “penggelapan oleh sopir atau pegawai tertanggung”

kayaknya DAI Land and Air Transit Cover A and B sudah tidak dipakai lagi, Pak. saya punya tapi yang versi masih bahasa inggris nya saja, bi-lingualnya tidak punya

Bapak maaf saya mau tanya mengenai dokumen Observe Of Abondenment (NOA). Dokumen klaim ini diperlukan pada saat yang seperti apa? apakah dokumen ini wajib atau ada dokumen lain yang bisa mewakili NOA ini.. Terima kasih atas jawabannya.

Memang ada persyaratan usia kapal dimana pihak asuransi “umumnya” hanya mau terima asuransi kargo utuk kapal usian maksimum thirty tahun saja, lebih dari 30 tahun umumnya asuransi “tidak berani”.

saya mau tanya tentang klaim “lack” pada pengangkutan barang melalui laut (maritime cargo). apakah ada limit penggantian untuk kerugian jenis ini, yaitu pengangkutan jagung curah, dengan klausula ICC “A” which include shortage.

apakah pihak ekspedisi / pihak pelayaran akan bayar?? kalo mereka punya asuransi FFL atau P&I Click This Link pastinya mereka akan bayar, masalahnya perusahaan ekspedisi / pelayaran di Indonesia jarang yang beli FFl / P&I (ha..ha..)

karena sering kejadian antara berat cargo berdasarkan “draft survey” tidak sama dengan hasil penimbangan darat (weighbridge scale). bagaimana solusi penyelesaiannya?

Mengenai pertanyaan Iustitia, mungkin kurang nyambung dengan jawaban yang diberikan pak Imam karena yang ditanyakan jika si empunya barang tidak mengambil barangnya meski sudah diberitahukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *